ABSTRAK
Informasi mengenai data mahasiswa dan data IPD (Indeks Prestasi Dosen) dibutuhkan oleh
seorang koordinator bidang pengajaran di jurusan Sistem Informasi untuk melihat kondisi akademik. Di
sisi lain, ITS hanya menyediakan informasi akademik yang berasal dari database yang terpusat di BAAK
(FRS Online).
Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibangun sebuah data warehouse di Jurusan Sistem
Informasi. Data warehouse ini dikembangkan dengan menggunakan Pentaho Business Intelligent Suite.
Pentaho adalah sebuah package software opensource yang gratis untuk digunakan dan didistribusikan.
Dalam pengerjaan pembangunan data warehouse ini akan melalui proses ETL dan pembuatan Star
Schema berupa dimensi-dimensi yang terhubung dengan fact table berupa table peningkatan proses
pembelajaran di jurusan Sistem Informasi. Kemudian hasil data warehouse akan dianalisa melalui
proses OLAP (On-line Analytical Processing).
Tugas Akhir ini menghasilkan output berupa data warehouse yang siap digunakan dan juga
dapat digunakan sebagai inputan system aplikasi dashboard yang akan dibangun.
1. PENDAHULUAN
Saat ini semua Perguruan Tinggi, baik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dituntut untuk memiliki keunggulan bersaing dengan memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki. Selain sumber daya sarana, prasarana dan manusia, Sistem Informasi adalah salah satu sumber daya yang dapat digunakan untuk meningkatkan keunggulan lembaga pendidikan. Sistem informasi dapat digunakan untuk mendapatkan data, mengolah data menjadi informasi dan menyebar informasi hasil pengolahan data yang sebelumnya untuk menunjang kegiatan operasional sehari-hari sekaligus menunjang kegiatan pengambilan keputusan yang strategis.Hambatan yang sering ditemui adalah kenyataan bahwa sistem
informasi yang ada belum terintegrasi secara sempurna dan mengakibatkan informasi yang tersaji kurang lengkap dan akurat.
Pembangunan data warehouse merupakan salah satu cara untuk mengekstrak informasi penting dari data yang tersebar di beberapa sistem informasi [3]. Data yang sudah terintegrasi selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penyampaian informasi yang dapat ditinjau dari berbagai dimensi dan dapat diatur tingkatan
rinciannya (dashboard). Pemanfaatan lebih lanjut dari informasi yang ada dalam data warehouse adalah kegiatan analisa data menggunakan teknik dan metode tertentu.
Data yang ada di dalam data warehouse dapat digunakan sebagai input bagi sistem aplikasi (dashboard) yang akan dibangun. Dengan adanya dashboard ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi koordinator bagian pengajaran di Jurusan Sitem Informasi untuk memonitoring kondisi akademik dan kemudian dapat mengambil keputusan yang tepat jika terjadi penurunan nilai mahasiswa atau hal-hal yang berhubungan dengan performa kerja dosen di Jurusan Sistem Informasi ITS Surabaya.
2. PERANCANGAN DATA WAREHOUSE
Tahap perancangan ini meliputi perencanaan sumber data, perancangan arsitektur data warehouse, perancangan analisa data dan pemodelan data dimensional.
2.1 Perencanaan Sumber Data
Sumber data untuk data warehouse berasal dari
beberapa aplikasi, antara lain :
• Sumber Data Aplikasi Monikul
Aplikasi Monikul adalah aplikasi Monitoring Perkuliahan yang telah dibangun dan sedang dalam proses implementasi untuk memudahkan user dari Jurusan Sistem Informasi dalam proses monitoring perkuliahan yang sedang berjalan maupun untuk mengevaluasi perkuliahan yang telah terlaksana.
• Sumber Data FRS Online
FRS Online adalah aplikasi akademik yang berisi seluruh data mahasiswa, dosen, karyawan, serta seluruh data transaksi, dalam hal ini adalah data perkuliahan yang terjadi di ITS. Data-data yang didapatkan dari FRS Online berupa data yang telah diolah dan ditampilkan di halaman HTML, bukan data mentah yang berasal dari basisdata FRS. Sehingga data yang ditampilkan tersebut sudah merupakan hasil olahan basisdata yang ada di dalam FRS. Maka untuk memudahkan pengelolaan data, masing-masing data di-extract ke dalam format Excel agar dapat lebih mudah diolah untuk kebutuhan data warehouse.
• Sumber Data Mentah Pendukung Jurusan
Data mentah pendukung yang diambil dari Jurusan adalah data Rencana Belajar dan Data Rekaman Pembelajaran Matakuliah.
2.2 Perancangan Data Warehouse
Tahap perancangan merupakan tahapan kedua yang harus dilakukan untuk pembentukan data warehouse. Di dalamnya meliputi perancanganarsitektur logical maupun fisik dari data warehouse [5], Pemilihan data terdapat pada sumber data yang berupa aplikasi-aplikasi yang telah ada, dan dilanjutkan dengan pemodelan
data dimensional.
2.3 Perancangan Analisa Data Warehouse
Tahap perancangan analisa ini merupakan tahap pemetaan analisa yang akan dilakukan pada data warehouse akademik. Berdasarkan penyusunan kebutuhan yang telah dilakukan, maka analisa data yang menjadi requirement (kebutuhan) sistem dashboard.
2.4 Pemodelan Data Dimensional
Skema yang digunakan untuk pemodelan data dimensional adalah star schema dimana terdapat satu table fakta dan beberapa table dimensi. Alasannya adalah proses query yang lebih ringan dan memudahkan penjelajahan terhadap data dimensinya, selain itu table dimensinya tidak memerlukan table sub dimensi karena tabel dimensinya tidak mengandung ringkasan atau tidak memiliki perbedaan tingkat ukuran. Tabel fakta yang terbentuk dari perancangan data warehouse ini merupakan tabel yang berhubungan dengan evaluasi kegiatan akademik mahasiswa dan evaluasi kinerja dosen, serta evaluasi perkuliahan. abel ini berisi data hasil studi mahasiswa yaitu meliputi nilai peserta kelas mata kuliah pada periode tertentu.
3. Implementasi dan Uji Coba
Pada bagian ini dijelaskan mengenai implementasi data warehouse berdasarkan rancangan sistem yang telah dibuat sebelumnya beserta penyusunan skenario ujicoba dan pelaksanaan ujicoba data warehouse.
3.1 Ekstraksi, Transformasi dan Load
![]() |
| Gambar 4 Proses ETL pada data warehouse |
Setelah proses ETL berhasil dilakukan selanjutnya adalah membuat skema dan cube dengan bantuan tools schema workbench.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar